Sunday, April 21, 2013

3 Pria Ini Diusir Dari Arab Saudi Karena Terlalu Ganteng

3 Pria Ini Diusir dari Arab Saudi Karena Terlalu Ganteng - Memiliki wajah ganteng tampaknya tidak selalu menguntungkan, setidaknya bagi 3 pria ini. Mereka dideportasi dari Arab Saudi karena wajahnya dianggap terlalu tampan.



Ketiga pria tersebut berada di Riyadh sebagai perwakilan Uni Emirat Arab untuk acara "Jenadrivah Heritage & Cultural Festival" pada akhir pekan lalu. Saat acara tengah berlangsung tiba-tiba polisi Syariah Arab Saudi "menyerbu" gerai milik Uni Emirat Arab di sana. Para polisi itu kemudian menahan ketiga turis yang tak disebutkan namanya tersebut.

Para polisi syariah itu mengamankan ketiga pria tersebut karena dianggap terlalu tampan. Mereka khawatir kehadiran pria-pria itu membuat para pengunjung wanita tergoda. Kabarnya, ketiga pria tampan itu langsung dideportasi dari Arab Saudi ke Abu Dhabi.

"Seorang panitia festival mengatakan ada tiga warga Emirat dibawa pergi karena mereka dianggap terlalu tampan," tulis Arabian Business. "Polisi Syariah khawatir ketampanan mereka bisa membuat para perempuan yang datang ke festival bergunjing dan menyukai mereka."

Arab Saudi hingga kini masih menetapkan hukum yang konservatif terhadap hubungan laki-laki dan perempuan. Kaum hawa di sana harus menutup aurat dan dilarang berinteraksi dengan lawan jenis yang bukan muhrim. Jika melanggar maka hukuman berat akan dilakukan.



Baca selengkapnya »

Jurnalis China Laporan Gempa Pakai Baju Pengantin



Seorang jurnalis televisi China bernama Chen Ying harus rela meninggalkan upacara pernikahannya demi membawakan siaran langsung gempa terjadi di China. Dia bahkan memberikan laporan masih memakai gaun pengantinnya.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Ahad (21/4), jika di Indonesia, Ying mungkin sudah menjadi sosok kartini lantaran berdedikasi pada pekerjaannya. Lewat laporan langsung itu warga dan pemerintah China tahu keadaan gempa sebenarnya.

Dia bahkan sempat mewawancari beberapa orang ada di sekitar lokasi gempa di Provinsi Sinchuan. Beberapa nara dia tanyakan malah keheranan Ying bergaun pengantin.

Meski mengaku kerepotan memakai busana pernikahan Ying menyadari ini tuntutan pekerjaannya. Kebetulan acara sakral itu dilakukan di wilayah dekat pusat gempa. Jadilah dia turun ke jalan untuk melaporkan kejadian itu agar ada tindakan cepat dari regu penyelamat. Baca selengkapnya »